6 Pihak yang Berkaitan dalam Supply Chain Management

6 Pihak yang Berkaitan dalam Supply Chain Management

Jika Anda adalah pemilik bisnis manufaktur, pasti tidak asing dengan istilah supply chain management. Suatu mekanisme yang bertujuan menghubungkan semua pihak yang berkaitan dalam mata rantai penjualan produk pada pelanggan. Sistem supply chain melibatkan beberapa pihak yang bersangkutan yaitu pemasok, perantara, penyedia layanan, dan pelanggan. Untuk Anda yang memiliki bisnis di E-commerce, pastikan menggunakan E commerce supply chain untuk melakukan pengelolaan pasokan dan permintaan barang.

 

Pihak yang Terlibat dalam SCM

Tanpa pengelolaan yang baik, rantai pasok yang menghubungkan produk dari supplier hingga tiba ke tangan konsumen tidak bisa berjalan secara optimal. E commerce supply chain perlu koordinasi, pengelolaan, dan pengawasan sejak barang yang dipesan tersedia di gudang penyimpanan hingga diterima pelanggan. Setidaknya ada 6 pihak yang saling berkaitan dalam proses SCM berikut:

 

1. Costumer

Pelanggan merupakan orang yang memesan produk sehingga suplier bisa memproduksi barang yang dibutuhkan lewat situs E-commerce.

 

2. Planning

Sebuah produk yang dibutuhkan dan diminati oleh pelanggan menjadi bekal supplier untuk melakukan sebuah tahapan perencanaan atau planning. Tim planning akan melakukan pertimbangan matang agar bisa memproduksi barang yang dibutuhkan sesuai keinginan pasar.

 

3. Purchasing

Mata rantai SCM yang tidak kalah penting adalah purchasing. Bagian purchasing akan melakukan pemasokan bahan baku yang dibutuhkan ke pihak lain dan diproduksi menjadi barang kebutuhan pelanggan.

 

4. Inventory

Pada tahap inventory, supplier terkait akan melakukan pencatatan mengenai penerimaan bahan baku dan bahan pendukung sebelum masuk proses produksi.

 

5. Production

Bahan yang sudah disimpan dalam gudang akan masuk ke tahap produksi. Sebelum masuk proses produksi, kualitas barang wajib mengalami pengecekan agar bisa menciptakan barang sesuai permintaan pelanggan. Nantinya barang akan masuk ke gudang sebelum siap dikirimkan kepada para pelanggan yang sudah melakukan pembelian sesuai dengan jadwal pengiriman.

 

6. Transportation

Bagian transportasi akan mengirimkan barang yang dipesan oleh pelanggan tepat waktu sesuai jadwal yang telah dijanjikan.

 

Perlunya menggunakan jasa pengelolaan gudang E-commerce

Dewasa ini, situs E-commerce menawarkan kemudahan belanja online yang disukai para pelanggan. Anda bisa memiliki toko online di berbagai situs e-commerce seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee, dan lain-lain. Lalu, bagaimana Anda bisa mengecek ketersediaan barang sesuai dengan permintaan melonjak di berbagai situs tersebut?

Gunakan layanan E commerce supply chain terbaik yang bisa melakukan pengelolaan barang di gudang dengan maksimal. Anda hanya perlu memantau jumlah ketersediaan barang yang perlu dipasok dari pihak suplier saja. Sedangkan mata rantai pengelolaan dan pengiriman barang akan dikelola pihak ketiga. Setidaknya Anda bisa meminimalisir risiko pelanggan kecewa karena barang yang diminta kehabisan stok. Sebelum stok di gudang habis, Anda bisa melakukan pengadaan produk kembali. Penyimpanan lebih mudah dan bebas dari risiko kerusakan, lho!