STATIC

Cara Merawat Bayi Baru Lahir yang Wajib Diketahui Ibu

Setelah mengandung dan melahirkan, fase baru yang harus dilewati oleh seorang ibu adalah merawat bayi mereka yang baru lahir. Cukup banyak ibu yang merasa panik dan bingung ketika harus melakukan berbagai perawatan pada bayi, terutama mereka yang pertama kali melahirkan. Oleh karenanya, pengetahuan mengenai cara merawat bayi baru lahir menjadi penting untuk dimiliki.

Ya, dengan pengetahuan tentang bagaimana cara untuk merawat bayi yang baru lahir menjadi hal yang sangat krusial, di mana nantinya akan berpengaruh pada kenyamanan dan tumbuh kembang bayi. Nah, pada kesempatan ini akan dibahas beberapa hal terkait merawat bayi yang baru lahir.

Apa saja yang ibu harus lakukan? Simak ulasan di bawah ini.

 

Cara Merawat Bayi Usia 0-6 Bulan

 

Usia 0-6 bulan bisa dikatakan usia yang cukup krusial untuk bayi. Oleh karena itu, seorang ibu harus melakukan perawatan yang tepat. Adapun beberapa hal yang harus dilakukan untuk merawat bayi dalam usia ini adalah sebagai berikut:

 

  • Menciptakan bonding

Bonding adalah ikatan yang terbangun antara ibu dan anak. Ini adalah hal yang sangat penting karena akan berpengaruh pada perkembangan emosional bayi, selain juga perkembangan fisik. Banyak bukti menjelaskan bahwa anak cenderung berkembang dengan lebih baik jika di dalamnya terdapat kasih sayang yang maksimal dari orang tua mereka.

Untuk merawat bayi yang baru lahir pada usia 0 hingga 6 bulan, mulailah menciptakan bonding dengan membelai bayi dengan lembut, menggendong, dan lainnya. Tentu, hal ini adalah tugas untuk ayah dan ibu.

 

  • Mengganti popok

Mengganti popok mungkin perkara yang cukup mudah dan sepele. Namun, hal ini tetap saja perlu perhatian dan penanganan khusus. Bayi usia 0-6 bulan bisa memerlukan popok hingga 10 kali dalam sehari.

Selain penggantian popok, hal yang paling penting untuk diperhatikan orang tua dalam merawat bayi yang baru lahir adalah bagaimana membersihkan organ vital bayi. Tentu saja, kebersihan organ vital harus dijaga untuk menghindari masalah yang merugikan. Pastikan Anda –sebagai orang tua, belajar cara membersihkan organ vital bayi dan membuatnya tetap steril.

 

  • Menyusui bayi

Memberikan ASI eksklusif di 6 bulan pertama adalah hal yang harus diusahakan. Selain sebagai upaya membentuk ikatan dengan bayi, pemberian ASI juga merupakan usaha untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi dengan maksimal.

Bayi yang baru lahir mungkin membutuhkan 8 hingga 12 kali pemberian ASI dalam satu hari. Tidak hanya itu, bahkan seorang ibu harus membangunkan bayinya untuk memberikan ASI agar kebutuhan nutrisi mereka bisa terpenuhi.

 

  • Memandikan bayi

Memandikan bayi adalah upaya yang tepat untuk menjaga kebersihan tubuh mereka. Hanya saja, perlu perlakuan khusus untuk memandikan bayi yang baru lahir. Anda mungkin bisa mengelap tubuh mereka dengan lap lembut dan air hangat. Namun, perhatikan pula reaksi kulit bayi untuk menghindari iritasi.

 

Beberapa hal di atas adalah cara merawat bayi yang baru lahir yang perlu untuk diketahui. Jangan lupa untuk melakukan review dari cara tersebut untuk mengetahui kekeliruan yang mungkin terjadi.

4 Langkah Tepat agar Daya Tahan Tubuh Anak Kuat

Kondisi cuaca yang berubah-ubah tidak jarang membuat tubuh anak menjadi rentan terhadap penyakit.  Asupan nutrisi yang lengkap dan seimbang mampu meningkatkan daya tahan tubuh anak. Selain itu, ini 4 langkah tepat agar daya tahan tubuh anak kuat.

 

  1. Ajak Anak Olahraga Bersama

Berdasarkan sebuah penelitian, anak berisiko dua kali lebih tinggi terserang infeksi apabila ia mengalami kelebihan berat badan dibandingkan mereka yang berat badannya proporsional. Olahraga yang dilakukan sesuai takaran akan membuat anak bugar sehingga ia bisa lebih aktif dan produktif.

Membiasakan anak berolahraga kepada anak dapat membantu anak terhindar dari berbagai penyakit termasuk obesitas. Salah satu fungsi dari latihan fisik adalah untuk meningkatkan kemampuan sel darah putih dalam melawan infeksi.

 

  1. Sediakan Makanan Sehat

Gizi yang baik akan mendukung tumbuh kembang anak sesuai usianya. Buah dan sayur termasuk dalam asupan gizi yang kaya akan vitamin C dan antioksidan. Ibu perlu memastikan anak mengonsumsi cukup buah-buahan dan sayuran dalam menu makanannya sehari-hari.

Keduanya merupakan nutrisi alami yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak. Secara umum anak di bawah 5 tahun mudah terserang penyakit, sehingga asupan sehat akan membantu membentuk daya tahan tubuhnya.

Banyak makanan yang dapat orang tua pilih sebagai alternatif untuk memperkuat daya tahan tubuh anak. Buah-buahan, sayur, hingga susu dan produk olahannya merupakan jenis makanan sehat yang bisa ibu berikan kepada anak. Susu mengandung tinggi kalsium, protein dan beberapa vitamin yang dibutuhkan untuk pertumbuhan anak.

 

  1. Mengurangi Asupan Gula

Perlu ibu ketahui gula berlebih dapat mengganggu pertumbuhan anak. Membiarkan anak mengonsumsi banyak makanan manis dan bergula juga dapat melemahkan kekebalan tubuhnya. Memperhatikan asupan gula yang memadai pada anak merupakan hal yang penting bagi orang tua.

Lemahya kekebalan tubuh anak, akan turut menurunkan kemampuan tubuhnya untuk melawan kuman. Berdasarkan sebuah penelitian, satu sendok teh gula dapat menekan sistem kekebalan tubuh hingga empat jam lamanya. Risiko terhadap kesehatan juga meningkat, jika kebiasaan mengonsumsi gula berlebih pada anak dibiarkan hingga dewasa.

Orang tua dapat memberikan susu 0% sukrosa atau bebas gula untuk mencegah dampak buruk kelebihan asupan gula pada anak. Perhatikan kandungan nutrisi dalam susu yang hendak diberikan kepada anak. Anak usia 1-3 tahun, perlu diberikan susu pertumbuhan dengan nutrisi yang lengkap untuk menunjang tumbuh kembangnya.

 

  1. Biasakan Pola Tidur Teratur

Kurang tidur dapat menyebabkan berbagai macam keluhan kesehatan, tidak hanya terjadi pada orang dewasa, begitu juga pada anak-anak. Ibu perlu menerapkan jadwal tidur anakk yang teratur. Biasakan anak tidur siang jika memungkinkan. Sebisa mungkin hindari kebiasaan begadang pada anak.

Itulah beberapa langkah yang bisa ibu terapkan agar daya tahan tubuh anak kuat. Selain itu, ajarkan anak untuk selalu menjaga kebersihan. Pastikan ia selalu mencuci tangan sebelum dan setelah makan, serta setelah kembali dari sekolah atau bermain di luar rumah.

Milo Cair, Lengkapi Kebutuhan Energi dan Stamina Anak

Bagi anak kecil, susu Milo cair menjadi minuman sehat dan juga mempunyai rasa yang enak. Susu yang selalu diminum memberikan energi selain vitamin dan mineral. Terlebih lagi saat anak Anda sedang aktif bergerak. Ketika tubuh menggunakan energi untuk beraktivitas, susu memberikan lebih dari sekadar kehilangan energi dengan melihat komposisi nutrisi yang ada.

Nutrisi yang cukup diperlukan anak agar tubuh tidak kekurangan nutrisi. Semua nutrisi dibutuhkan oleh anak, seperti protein untuk menggantikan sel yang rusak dan membangun sel baru, karbohidrat dan lemak untuk energi, vitamin dan mineral untuk menjaga tubuh tetap sehat. Untuk lebih jelasnya, nutrisi yang diperlukan sebagai berikut.

1. Protein

Anak-anak membutuhkan protein sebagai bahan pembangun untuk pertumbuhan dan penggantian sel-sel yang rusak. Sumber protein makanan biasanya juga mengandung lemak, yang dapat berfungsi sebagai cadangan energi selama berolahraga. Sangat disarankan untuk memberi anak-anak sumber protein yang memadai sebelum berolahraga.

Protein ini diserap oleh tubuh lebih lama, sehingga dapat memberikan energi ekstra saat anak Anda berolahraga. Sumber protein dapat diperoleh dari protein hewani seperti susu, telur, daging, ayam, dan ikan, atau sumber protein nabati seperti tahu, tempe, susu kedelai, dan kacang-kacangan. Anda bisa mengkombinasikan antara protein hewani dan protein nabati.

2.  Vitamin

Anak-anak yang suka berolahraga secara aktif harus diberi vitamin untuk mendukung daya tahan fisik yang kuat. Asupan vitamin yang cukup diperlukan untuk menambah stamina dan tidak mudah sakit. Vitamin ini bertanggung jawab untuk memelihara dan menjaga kesehatan tubuh anak, serta melindungi anak dari serangan bakteri dan virus yang menyebabkan penyakit.

Vitamin juga memainkan peran penting dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selama berolahraga, tubuh menggunakan lebih banyak energi daripada selama aktivitas normal, sehingga membutuhkan dukungan daya tahan yang kuat agar tidak cepat sakit. Vitamin B kompleks sangat penting bagi anak yang berolahraga secara aktif. Vitamin B berperan dalam metabolisme tubuh.

3. Mineral

Kegiatan olahraga membutuhkan dukungan fisik yang kuat, seperti struktur tulang yang kuat dan sehat. Tulang yang kuat dan sehat dapat diperoleh jika tubuh memiliki cukup kalsium. Kalsium ditemukan dalam banyak makanan, seperti susu, keju, yogurt, ikan, dan sayuran hijau. Mineral penting lain yang tak kalah penting adalah zat besi.

Zat besi akan membuat tubuh anak tetap bugar, mempunyai stamina yang baik, tidak mudah lelah dan berguna untuk mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh. Sumber utama zat besi adalah daging, kacang-kacangan dan sayuran hijau. Anak-anak yang rajin berolahraga harus memenuhi kebutuhan zat besi harian.

Untuk memenuhi ketiga nutrisi yang sangat berguna untuk melengkapi kebutuhan energi dan menjaga stamina anak saat melakukan aktivitas, seperti olahraga. Anda tidak perlu repot lagi, karena dengan memberikan susu Milo cair, yang sudah mengandung ketiga nutrisi di atas. Susu Milo memang paket komplit untuk anak-anak dalam masa pertumbuhan dan perkembangan.

Mesin Kopi Mudah Rusak? Begini Cara Merawat Mesin Kopi agar Tetap Awet

Sama halnya dengan mesin-mesin lainnya, mesin pembuat kopi juga membutuhkan perawatan yang optimal agar tetap awet dan tidak cepat rusak. Perawatan mesin pembuat kopi ini dilakukan agar kita tetap mendapatkan hasil kopi yang baik. Lalu, bagaimana cara merawat mesin kopi yang benar?

 

Bersihkan Noda Pada Mesin

 

Pertama, bersihkan noda-noda yang menempel pada mesin pembuat kopi. Anda bisa menggunakan baking soda untuk membersihkannya. Sikat dan gosok bagian-bagian yang bernoda dengan menggunakan spons lembut secara perlahan-lahan.

Apabila ada bagian noda yang sulit terjangkau, gunakan bahan khusus untuk membersihkan noda tersebut. Jika sudah selesai digunakan bilaslah mesin menggunakan air hingga bersih kemudian keringkan mesin tersebut.

 

Merawat Mesin Pembuat Kopi

 

Komponen-komponen pada mesin pembuat kopi sering sekali meninggalkan bekas jika sudah selesai digunakan. Apabila tidak rajin dibersihkan maka akan menyebabkan penumpukan sisa-sisa kopi, hal ini akan menyebabkan rasa kopi menjadi berkurang.

Rawatlah dengan rutin. Bersihkan dengan bahan kimia khusus untuk pembersih mesin pembuat kopi. Pastikan Anda membersihkan setiap sudut mesin dengan teliti dan baik agar tidak meninggalkan sisa-sisa kopi.

 

Bersihkan Portafilter

 

Apabila mesin selesai digunakan, bersihkan bagian ini setiap hari dengan menggunakan air panas. Caranya, Anda dapat merendam portafilter dengan air panas setidaknya 30 menit setelah dipakai. Hal ini bertujuan untuk membersihkan sisa-sisa kopi yang menempel pada portafilter sehingga rasa kopi yang dihasilkan selanjutnya tidak tercampur dengan kopi sebelumnya.

 

Bersihkan Tempat Portafilter

 

Tuangkan teh atau baking soda ke dalam portafilter kemudian pasangkan portafilter ke tempatnya. Jika sudah, nyalakan mesin pembuat kopi kira-kira 10 detik dan hentikan selama beberapa detik kemudian aktifkan kembali mesin tersebut.  Lakukan beberapa kali atau minimal empat kali.

Jika sudah, lepaskan portafilter dari tempatnya kemudian cuci hingga bersih. Apabila sudah kering pasang kembali mesin dan nyalakan mesin selama 10 detik, namun perlu diketahui bahwa cara ini hanya bisa dilakukan apabila mesin Anda dilengkapi dengan electric valve 3 arah yang memungkinkan backflushing.

 

Bersihkan Nozzle Uap atau Steam Wand

 

Alat ini harus selalu dibersihkan setelah digunakan. Biasanya saat susu di-steam dan busa susu terbentuk Anda harus mengelap steam wand dengan kain yang lembap, gunakan cukup satu kali untuk mengelap. Lap yang sudah digunakan untuk mengelap steam wand jangan sampai digunakan untuk membersihkan komponen lain karena akan merusak lubang semburan uap.

 

Bersihkan Shower Screen

 

Komponen ini merupakan tempat air yang tersambung dengan tempat portafilter. Gunakan kain atau lap kecil untuk membersihkan komponen ini dan pastikan tidak ada sisa kopi yang tertinggal pada shot sebelumnya.

Itulah cara merawat mesin kopi yang tepat dan bisa Anda lakukan di rumah. Jika Anda menginginkan hasil kopi yang selalu baik, maka Anda harus membersihkan mesin pembuat kopi secara rutin setiap hari setelah mesin digunakan.